Banner

Breaking News

Kang Alit: Santri Harus Warnai Kehidupan Masyarakat


Kang Alit Jamaludin, Ketua ISNU Kota Bekasi

Santri sebagai pelaku sejarah, terlebih menjadi pelaku kemerdekaan Republik Indonesia harus memiliki semangat untuk berperan dan berkontribusi mengisi kemerdekaan.

Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kota Bekasi, Alit Jamaludin mengatakan, santri harus lebih menjaga garda terdepan dalam memecahkan berbagai persoalan kebangsaan dan kemanusiaan.

"Santri juga harus mewarnai kehidupan masyarakat dan kemudian melakukan perubahan sosial," katanya, kepada Media NU Kota Bekasi, Jumat (12/10).

Pria yang akrab disapa Kang Alit ini menekankan, santri harus senantiasa patuh dan mengikuti perintah ulama di setiap level kehidupan. Selain itu, santri pun mesti tahu potensi diri dan mengembangkannya.

"Kemudian, potensi itu yang kelak santri dapat membuat dan melakukan perubahan sosial. Misalnya, jika santri yang memiliki kompetensi di bidang jurnalistik, maka jadilah jurnalis santri yang transformatif," katanya.

Di samping itu, santri wajib hukumnya untuk selalu berfikir, berdzikir, dan beramal saleh. Santri harus pula menjadi peka dan sensitif terhadap realitas sosial yang ada.

Kang Alit menambahkan, kalau santri kelak menjadi pemimpin, maka kepemimpinannya itu haruslah didasari dengan rasa adil dan sikap amanah.

"(Santri) yang jadi pemimpin, baik di level bawah maupun di atas, harus mampu adil dan amanah," pungkasnya.


(Aru Elgete)

Tidak ada komentar