Banner

Breaking News

Caleg dan 'Penajam' Doa


Rais MWCNU Mustikajaya

Dalam berbagai kesempatan, menjelang detik-detik pemilu serentak yang akan berlangsung pada 17 April mendatang, para calon anggota legislatif (caleg) terlihat sering merapat ke acara-acara kemasyarakatan. 

Melihat fenomena itu, Rais Syuriyah Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Mustikajaya Ustadz Rohidi, punya cara jitu untuk mengambil manfaat dari politisi yang sedang bertarung, terutama di daerah tempat tinggalnya.

Pria yang memiliki enam anak ini, memang senang guyon, termasuk ketika melihat ada caleg datang ke acara-acara keagamaan yang ia gelar. 

Dirinya mengaku tak pernah menolak kehadiran 'malaikat lima tahunan' itu, tapi justru selalu menerima dengan sambutan yang hangat. Bahkan, ketika diminta untuk mendoakan serta mendukung, ia sama sekali tidak memperlihatkan sikap yang keberatan.

"Siapa pun calegnya, dari partai mana pun, asalkan dia warga atau kader terbaik NU, pasti kita doakan dan kita dukung," katanya dalam acara pelantikan MWCNU Kecamatan Mustikajaya, di Pendopo Kantor Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, pada Ahad (3/3) malam.

Kalimat itu pula yang sering ia lontarkan di berbagai kesempatan. Sambutan hangat, dan senyum renyah yang tergambar di raut wajah, barangkali juga menjadi sesuatu yang disukai oleh para caleg yang ada di wilayahnya.

"Kita pasti mendoakan. Tapi namanya juga doa, kan harus ada penajamnya, biar kagak tumpul itu doa," kata Ustadz Rohidi dengan nada guyon dan dialek Betawi-Bekasi yang menjadi khasnya, disambut gemuruh tawa hadirin.

Apa yang dimaksud 'penajam'? Silakan dijawab sendiri, ya...

Tidak ada komentar