Banner

Breaking News

Kader NU Kota Bekasi Jadi Trainer MKNU


Heri Kuswara sedang memaparkan materi di hadapan peserta MKNU Kabupaten Bekasi
Ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kota Bekasi H Heri Kuswara menjadi instruktur dalam Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) Kabupaten Bekasi, di SMK Tridaya, Tambun Selatan, pada Ahad (24/3).

Dalam kesempatan itu, ia memaparkan tentang 'Optimalisasi Media Sosial Sebagai Sarana Dakwah NU'. 

Menurutnya, prinsip dakwah melalui media sosial harus disampaikan dengan merujuk pada sumbernya. Kemudian memberikan dorongan atau motivasi secara persuasif.

"Dakwah di medsos itu, konten harus bermanfaat dan menunjukkan karakter Islam yang damai. Kemasannya juga harus menarik dan responsif atau menyesuaikan dengan tren yang sedang terjadi," kata Kang Heri, demikian pria asal Garut ini akrab disapa.

Pengurus NU, imbuhnya, memiliki lima kewajiban yang harus dilakukan. Pertama, wajib punya akun media sosial organisasi. Kedua, wajib setiap detik memosting informasi. Ketiga, wajib terkoneksi dengan medsos lainnya. Keempat, wajib diviralkan informasinya. Kelima, wajib diseleksi informasinya agar baik dan benar.

"Jadilah Social Media Buzzer yang medsosul karimah," tegas Kang Heri.


Selain itu, ia berharap agar pengurus NU tidak menjadi korban dari penyebaran berita bohong (hoaks). Melainkan juga harus mampu mengatasinya dengan berbagai cara.

"Hal yang pertama, tentu saja SDM yang mumpuni dengan teknologi informasi dan siap melakukan counter attack dalam cyber war," katanya.

Kemudian, imbuh Kang Heri, produktif dalam membuat konten yang informatif, menarik dan jenaka.

"Terakhir perlu disiapkan dana yang cukup," pungkasnya. (Aru Elgete)

Tidak ada komentar