Banner

Breaking News

Kiai Iftah Sidik: Indonesia Adem karena Ada NU



Foto bersama usai Pelantikan MWCNU Mustikajaya

Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Mustikajaya masa khidmat 2018-2023 resmi dilantik, di Pendopo Kantor Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, pada Ahad (3/3).

"Sinergi NU Mustikajaya dengan pemerintah setempat diyakini sebagai tonggak sejarah baru," kata Mustasyar MWCNU Mustikajaya, KH Ahmad Iftah Sidik.

Sebab, lanjut Kiai Iftah, NU bersama aparatur pemerintahan setempat mampu bersama-sama dan bahu-membahu dalam rangka mengurus umat sebagai penjaga bangsa.

Kemudian, ia menceritakan beebagai hal yang didapat saat menghadiri Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar NU di Pesantren Citangkolo, Kota Banjar, beberapa waktu lalu.

"Syaikh Taufiq Ramadhan Al-Bouthi itu takjub dengan kita. Kata beliau, masyaallah Indonesia seperti surga. Pepohonan rindang. Beda agama, suku, bahkan partai politik, tetap rukun," kata Kiai Iftah.

Ia bersyukur Syaikh Taufiq telah memberikan kesaksian demikian. Menurut Kiai Iftah, Indonesia serupa surga lantaran masih ada NU sehingga terasa sangat adem.

"Di Libya itu cuma beda thoriqoh saja sudah ribut, tembak-tembakan. Maka mereka heran, di Indonesia ada banyak thoriqoh yang tergabung dalam Jam'iyah Ahlu Thoriqoh Mu'tabarah An-Nahdliyah (JATMAN), tapi tidak gontok-gontokan," jelas Pengasuh Pondok Pesantren Fatahillah, Mustikajaya ini.

Kiai Iftah juga bersyukur bahwa Kecamatan Mustikajaya sebagai bagian wilayah dari Republik Indonesia, kini NU-nya sudah mulai hidup kembali.

"Bersyukur sekali, Indonesia masih memiliki NU yang merawat kebinekaan kita," pungkas Bendahara Lakpesdam PBNU ini. (Aru Elgete)

Tidak ada komentar